BANJARMASIN – Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) RI, mengapresiasi upaya peningkatan kinerja tata kelola keuangan daerah, sebagaimana tersaji melalui Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota di Kalimantan Selatan, hingga berhasil meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI.
Hebatnya lagi, pemerintah provinsi, kabupaten dan pemerintah kota memiliki penduduk sekitar 3,9 juta jiwa tersebut berhasil mempertahankan predikat Opini WTP selama dua tahun berturut-turut, yakni 2015 tahun 2016.
“Ini prestasi luar biasa diraih pemerintah provinsi dan kabupaten/kota se Kalsel. Predikat Opini WTP merupakan tahun kedua diraih daerah ini secara berturut-turut. Opini ini tentu harus dipertahankan melalui komitmen ketaatan terhadap aturan tentang pengelolaan keuangan negara dan daerah,” ucap Sekretaris Utama BPKP RI Dadang Kurnia, Selasa (25/7) .
Diutarakan Dadang, berdasarkan data BPKP, tidak banyak daerah yang berhasil mencapai prestasi sebagaimana diraih Kalsel. Ini merupakan prestasi bersama yang harus dipertahankan untuk selalu ditingkatkan di masa mendatang agar bisa lebih meningkat lagi.
Pasalnya, keberhasilan dalam mempertahankan opini positif tata kelola keuangan sebuah kerja yang tidak mudah. Pengelolaan keuangan daerah atau keuangan negara memerlukan komitmen dan kesungguhan untuk selalu mentaati aturan berlaku.
Dadang yang datang ke Banjarmasin dalam rangka menghadiri Serah Terima Jabatan Kepala BPKP Kalsel dari pejabat lama Muhammad Masykur kepada pejabat baru, Simanulang, mempertegas posisi BPKP adalah sebagai mitra pemerintah untuk mendukung program-program pembangunan nasional sebagaimana yang telah ditetapkan negara.
Sebagai lembaga audit internal pemerintah, ujarnya, BPKP memiliki tujuan sama dengan lembaga pemerintahan lainnya yakni bersama-sama mensukseskan pembangunan secara nasional, termasuk pembangunan di Kalsel.
Kesuksesan sebuah pembangunan nasional dan daerah tidak hanya diukur dari kondisi fisik saja. Tetapi harus diawali dari kecermatan perencanaan, pelaksanaan hingga pelaporan dan pertanggungjawaban.
Sementara itu Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, mengungkapkan terima kasih dan penghargaan tinggi terhadap kerja sama aparatur BPKP di daerah ini yang turut berjasa dalam memberikan pembinaan terukur bagi satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di lingkungan pemerintah provinsi, kabupaten/kota.
“Kerja sama dan kemitraan bersama lembaga auditur internal maupun eksternal pemerintah harus terus ditingkatkan, termasuk dengan lembaga pemerintah lainnya . Ini semua bertujuan agar kinerja pemerintahan terus meningkat dan tujuan pembangunan daerah juga bisa diwujudkan,” tandasnya, seraya mengucapkan terima kasih dan penghargaan tinggi kepada pejabat BPKP terdahulu dan mengucapkan selamat bertugas kepada pejabat baru. (bdm/rr/humaskalsel)








