Saat anak Anda baru lahir, maka Anda perlu memberikan perhatian secara total. Sebab, bayi tersebut belum bisa makan selayaknya orang dewasa, memiliki daya tahan tubuh yang masih rentan serta belum bisa berbicara tentang apa yang dirasakannya. Sebagai orang tua kita perlu peka dengan kondisi terkini sang bayi agar tetap terjaga kesehatannya.

Makan Berlebih
Menjaga asupan nutrisi sehari-hari untuk sang anak jelas merupakan hal yang tepat. Karena dari makanan yang dikonsumsi tersebutlah sang anak mendapatkan nutrisi dan bisa menjalani tumbuh kembang secara optimal. Tapi, bukan berarti Anda bisa memberikan makan secara berlebihan kepada anak Anda. Sebab, makan secara berlebihan bisa memicu rasa mual dan muntah pada sang anak.
Ukuran lambung yang berbeda antara anak-anak dan orang dewasa menjadi penyebab utama mengapa anak-anak bisa muntah karena makan secara berlebihan. Saat anak Anda telah menunjukkan rasa kenyang seperti menolak makanan yang Anda berikan maka sebaiknya jangan dipaksakan supaya makanan yang telah masuk tidak dikeluarkan kembali.
Migrain Perut
Saat mengalami migrain pada area kepala, Anda tentu bisa membayangkan betapa sakitnya rasa sakit kepala sebelah tersebut. Tapi, bukan hanya kepala yang bisa mengalami migrain karena bagian perut kita juga bisa mengalami migrain. Saat itu terjadi, biasanya akan ditandai dengan rasa mual yang terus menerus terjadi serta sakit perutyang luar biasa selama beberapa jam.
Perut bisa mengalami migrain biasanya terjadi pada anak yang berusia 7-11 tahun. Seiring berjalannya waktu, migrain yang semula hanya dirasakan diperut juga akan terasa pada area kepala. Belum ada penyebab pasti mengenai dari mana asal migrain perut tersebut. Akan tetapi beberapa berpendapat bahwa hal tersebut terjadi karena saraf usus dan otak yang tidak sinkron.







