, ,

Menakar Asa Barito Putera Bertahan di Liga 1

by -489 Views
Foto: Ps Barito Putera

bingkaibanua.com – Pekan ke-29 BRI Liga 1 telah dilakoni tim kebanggan warga banua, Barito Putera.

Pada pekan ke-29, Barito yang berhadapan dengan tim papan atas Arema FC, kalah 1-2. Hal ini membuat poin Barito tidak bertambah, yaitu tetap 27 dan tetap berada di posisi 15 klasmen, unggul 1 poin atas Persipura di zona degradasi dengan 26 poin.

Beruntung bagi Barito Putera, karena 2 tim di bawahnya juga mendapatkan hasil negatif, Persipura bermain imbang dengan Tira-Persikabo dengan skor 1-1, dan Persela Lamongan kalah dari Borneo FC dengan skor 2-0.

Dengan berakhirnya pekan ke-29, maka Liga 1 menyisakan 5 pertandingan lagi, artinya setiap tim, termasuk Barito hanya bisa mengumpulkan poin sebanyak 15, diluar ada beberap tim yang masih menjalani laga tunda.

Asa Barito Putera untuk bertahan di Liga 1 akan cukup besar, mengingat Persipura yang masih dibayang-bayangi sanksi akibat tidak datang saat menjalani laga tunda melawan Madura United pada tanggal 21/2/2022 lalu.

Dikutip dari bola.net, akibat kejadian ini, Persipura terancam sanksi pengurangan 9 poin hingga denda Rp1 miliar.

Jika benar demikian, maka Persipura akan turun ke peringkat 17 di bawah Persela dengan poin 17. Otomatis, peluang Barito bertahan di Liga 1 semakin besar, karena unggul 7 poin atas Persela di posisi 16.

Itu kalau Persipura mendapatkan sanksi yang berat, jika tidak? Maka Barito harus memenangkan 5 laga yang tersisa, jika Persipura dapat menyapu bersih laga sisa.

Namun teka-teki sanksi maupun sidang keputusan bagi Persipura masih belum terjawab jelas. Karena saat ini kasusnya masih dalam penanganan Komdis PSSI.

Andai diputuskan Persipura hanya kalah WO, yang artinya poinnya masih tetap, yaitu 26 poin, maka 5 laga tersisa bak laga final bagi Persipura maupun Barito Putera.

Tapi kalau melihat lawan-lawan yang akan dihadapi Barito, Persipura, dan Persela yang masih memiliki peluang bertahan di Liga 1, maka perebutan peringkat 15 di papan bawah, bak perebutan juara di papan atas.

Dalam 5 laga tersisa, masing-masing tim akan melawan tim papan atas yang masih memiliki kans untuk menjadi juara. Barito bisa dibilang mendapatkan nasib yang lebih berat, mengingat Barito akan menghadapi Persebaya di pekan 31 dan Persib di pekan pamungkas.

Sementara Persipura hanya akan menghadapi Bhayangkara FC di pekan yang sama, sementara Persela akan menghadapi Bhayangkara FC di pekan 32.

Diasumsikan, mereka kalah dari tim papan atas tersebut, maka Barito masih menyisakan 3 laga yang dapat dimaksimalkan, Persipura dan Persela 4 laga.

Dimulai dari Persipura yang akan menghadapi PSM, Bhayangkara, PSS, PSIS, dan Persita, diprediksikan Persipura dapat mendulang 10 poin, hasil dari 3 kali menang dan 1 kali imbang. Sehingga mereka mendapatkan 36 poin di akhir musim.

Kemudian, Persela yang akan menghadapi Tira-Kabo, PSM, Bhayangkara, PSS, dan PSIS kemungkinan akan mendulang 7 poin, hasil dari 2 kali menang dan 1 kali imbang. Poinnya adalah 27, sama dengan poin Barito sekarang.

Kondisi ini bisa saja berbeda, namun bagi Barito yang akan menghadapi laga berat melawan Madura, kemudian Persebaya, Persik, Persita, dan Persib di laga pamungkas, Barito setudaknya harus bisa mendulang 9 poin. Artinya 3 kemenangan harus diaraih dari 5 pertandingan tersisa.

Namun melihat tren positif yang diperlihatkan Persik dan Persita, membuat perjuangan tim Laskar Antasari tidaklah mudah. Saya rasa dapat meraih 7 point saja sudah sangat luar biasa melihat lawan-lawan yang akan mereka hadapi. Tapi 9 poin ini harus diraih bahkan bisa dibilang harga mati, kalau ingin bertahan, sembari berharap kondisi Persipura seperti apa yang diprediksikan.

Tapi perlu diingat, apapun bisa terjadi. Terpenting, para pemain dan tim harus berjuang keras agar bisa bertahan, karena kalau terdegradasi, maka akan sulit untuk kembali ke Liga tertinggi di Indonesia. Seperti musim ini, bagaimana para klub di Liga 2 harus melawan klub “Sultan”. Di musim berikutnya, tim di liga 2 juga bersiap untuk kembali ke liga 1, seperti Persiba Balikpapan dengan semangat stadion baru serta dekat dengan IKN di Penajam Paser Utara. Adalagi Mitra Kukar, kemudian di Sumatera ada Sriwijaya FC, belum lagi PSIM Yogyakarta yang harus kalah dengan Dewa United dalam babak play off.

Menarik untuk dinanti, mampukah Barito bertahan? Mampukah Barito tidak tertahan atau terpeleset lagi di laga-laga penting?

Ayo Barito, Wasaka, Barawww!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.