, ,

Paman Birin Serahkan Penghargaan Sekolah Adiwiyata di Kalsel

by -1098 Views
Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor atau Paman Birin Menyerahkan Penghargaan Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi, Nasional, dan Mandiri Tahun 2022 /foto: adpim kalsel

bingkaibanua.com Banjarbaru – Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor atau Paman Birin menyerahkan langsung hadiah dan piagam penghargaan serta trofi Sekolah Adiwiyata tingkat Provinsi, Nasional, dan Mandiri tahun 2022 di gedung KH Idham Chalid, Kamis (2/1/2023).

Pada tahun 2022, Sekolah Adiwiyata tingkat Provinsi ditetapkan sebanyak 53 unit yang terbagi, 29 SD/MI, 15 SMP/MTs, dan 9 SMA/MA.

Pada kategori ini, juara pertama kelompok sekolah dasar adalah SDIT Al-Madani Tapin, tingkat SLTP diraih SMPN 1 Candi Laras Selatan, dan tingkat SLTA yakni Madrasah Aliyah SMIP 1946 Banjarmasin.

Adapun Sekolah Adiwiyata Nasional sebanyak 22 sekolah, terdiri dari 8 SD/MI, 7 SMP/MTs, dan 7 SMA/MA. Juara pertamanya adalah SMPN Banua Lawas Tabalong.

Selanjutnya, berhasil masuk dalam Sekolah Adiwiyata Mandiri sebanyak 5 sekolah yakni MIN 7 Tapin, SDN Pasar Lama 1 Banjarmasin, SDN Seberang Mesjid-1 Banjarmasin, MTs Negeri 2 Tapin dan SMAN 1 Kintap.

Gubernur Kalsel Paman Birin dalam sambutannya mengatakan, momen penyerahan penghargaan ini, diyakini akan membawa nilai positif dan semakin menggugah akan kesadaran, serta memberikan motivasi semua pihak, akan betapa pentingnya menjaga lingkungan hidup serta kelestarian alam bumi.

Paman Birin mengingatkan, semua pihak harus berperan aktif dalam rangka mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan memiliki fungsi yang bermanfaat bagi kehidupan masyarakat.

“Program sekolah adiwiyata sebagai gerakan dalam rangka meningkatkan kualitas lingkungan hidup di lingkungan sekolah, tentu ditunjukkan agar seluruh anggota sekolah mampu bekerja sama untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat,” sampainya.

Lebih lanjut Paman Birin mengatakan, kesadaran dan kebiasaan untuk menjaga lingkungan ini harus ditanamkan sedini mungkin. Oleh karena itu, selain keluarga, lingkungan sekolah dianggap tempat yang efektif dan ideal agar anak-anak terbiasa hidup dan berperilaku bersih dan sehat.

“Kita berharap dari kebiasaan yang tertanam di dalam diri anak-anak, akan memberi dampak positif yang lebih luas, yaitu meningkatnya kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekitarnya,” ujar Paman Birin.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalsel, Hanifah Dwi Nirwana meminta pihak sekolah agar menjaga konsistensi, upaya-upaya baik, menjaga lingkungan di sekolah, meningkatkan kesadaran, dan kepedulian anak didik dengan perilaku ramah lingkungan.

“Suatu saat kita berharap, menjaga kebersihan adalah suatu kebutuhan dan kebanggaan, bahkan kebersihan adalah suatu reputasi yang harus diraih,” ujarnya.

Apresiasi khusus diberikan untuk sekolah Adiwiyata tingkat provinsi berupa uang pembinaan kepada juara 1, 2, dan 3 (tingkat SD/SMP/SMA sederajat).

Sedangkan sekolah Adiwiyata Nasional dan Mandiri, mendapat trofi dan piagam dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).(rr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.