Paman Birin Puji Inovasi Pengolah Sampah Plastik Jadi BBM - Bingkai Banua

Friday, March 1, 2019

Paman Birin Puji Inovasi Pengolah Sampah Plastik Jadi BBM

Paman Birin Puji Inovasi Pengolah Sampah Plastik Jadi BBM

Banjarmasin -  Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, memuji inovasi yang dilakukan guru dan siswa SMKN 5 Banjarmasin, mengolah sampah plastik menjadi BBM.
Siswa SMKN 5 Banjarmasin Menunjukkan Mesin Pengolah Sampah Plastik Jadi BBM (foto/kumparan.com)
“Apa yang dilakukan SMKN 5 Banjarmasin kiranya dapat diikuti SMK-SMK lainya di Kalsel,” puji gubernur dalam sambutan yang dibacakan Kadisdikbud Kalsel, H Yusuf Effendi, pada launching mesin pencacah plastik, kompor briket serbuk kayu dan mesin pengolah sampah plastik menjadi BBM serta Peresmian Center Of Excellence instalasi listrik, Banjarmasin, Kamis (28/2). 

Dalam sambutannya, Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor mendorong SMKN di wilayahnya untuk terus berinovasi sehingga dapat memberi dampak positif bagi masyarakat. Seperti yang dilakukan SMKN 5 Banjarmasin yang salah satunya dengan membuat mesin pengolah sampah plastik kresek menjadi Bahan Bakar Minyak (BBM). (Baca: Sampah Plastik Bisa Diolah Jadi BBM)

“Apa yang telah dilakukan oleh SMKN 5 Banjarmasin kiranya dapat diikuti oleh SMK-SMK lainya di Kalimantan Selatan, kita berharap inovasi dan kreativitas dapat tersebar ke seluruh wilayah di Kalsel, dan yang paling penting adalah masyarakat dapat memanfaatkan inovasi tersebut dengan baik,” ucapnya.

Menurut Gubernur Kalsel, hasil karya guru dan siswa SMKN 5  ini, menunjukkan kecerdasan, inovasi dari anak-anak banua. Dengan hasil karya ini, menunjukkan bahwa generasi-generasi sekarang, adalah generasi yang cerdas, inovatif, dan berdaya saing.

Seperti mesin pengubah sampah plastik menjadi BBM. Tidak banyak atau bahkan tidak ada orang yang berpikir bahwa sampah plastik dapat kembali diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat.

“Ini sangat penting dan patut untuk dikembangkan. Karena sebagaimana kita ketahui, sampah plastik sangat tidak baik terhadap lingkungan. Sebagain daerah di kalsel, yaitu Kota Banjarmasin dan Kota Banjarbaru membuat kebijakan untuk mengurangi sampah plastik,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMKN 5 Banjarmasin, Syahrir mengatakan, inovasi ini berdasarkan Instruksi Presiden No 9 Tahun 2016 tentang revitalisasi SMK.

“Kami membantu pemerintah daerah dalam mengurangi sampah plastik, plastik memerlukan waktu yang lama untuk terurai, untuk itu kami membuat mesin sederhana yang bisa mengubah sampah plastik kresek menjadi BBM seperti premium, minyak tanah dan solar,” ucapnya.

Dirinya mengatakan, bahwa sebanyak 10 kilogram plastik kresek apabila diproses melalui pembakaran yang sempurna maka akan didapatkan 1 liter premium, 1,5 liter minyak tanah dan 6 liter solar.

Menurutnya, mesin pengolah sampah plastik menjadi BBM ini  dapat membantu masyarakat untuk lebih mudah mendapatkan BBM. “Kita mengetahui saat ini masyarakat sulit mendapatkan BBM sehingga dengan adanya alat ini dapat menjawab sebagaian keresahan masyarakat,” katanya.  

Dirinya berharap inovasi-inovasi yang sudah dilakukan pada saat ini mendapat dukungan lebih  dari Pemerintah Provinsi maupun Kabupaten Kota. “Jika ada instruksi dari Bapak Gubernur untuk di setiap Kabupaten Kota ada produk kita ini, maka akan kita buatkan, secara otomatis itu dukungan dan berkembangnya produk kita,” ucapnya. (syh/humaskalsel/bingkaibanua).

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2019 Bingkai Banua | All Right Reserved