Kemenag Kalsel Benteng Terdepan Lawan Hoax - Bingkai Banua

Tuesday, March 26, 2019

Kemenag Kalsel Benteng Terdepan Lawan Hoax

Kemenag Kalsel Benteng Terdepan Lawan Hoax

Banjarbaru - Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor membuka secara resmi Rapat Kerja Wilayah Kementerian Agama Prov Kalsel Tahun 2019, Rabu (20/3) di Ballroom Q Grand Dafam Syari'ah Hotel.
Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor Bersama Kakanwil Kemenag Kalsel dan Kabupaten/Kota Se Kalsel Pada Rapat Kerja Wilayah Kanwil Kemenag Kalsel Tahun 2019
Gubernur mengungkapkan pentingnya peran dari Kemenag dalam menjaga persatuan dan pembinaan umat.

Terlebih di tahun politik ini, peran Kemenag sebut gubernur tidak hanya sebatas memberikan da'wah atau penyuluhan agama. Lebih dari itu, Kemenag melalui para penyuluhnya dapat menangkal hoaks, terlebih bisa memberikan pemahaman atau meluruskan kabar hoax tersebut.

"Saat ini, di tahun politik, kita dihadapkan dengan marakanya hoax yang beredar. Kemenag miliki peran penting dalam melawan hoax, karena hoax dapat mengancam keutuhan, persatuan dan kesatuan, atau bahkan bisa mengakibatkan perselisihan dan perpecahan" ujarnya.

Secara tegas, Gubernur yang akrab disapa Paman Birin ini mengatakan Kemenag adalah benteng terdepan untuk melawan hoax, serta benteng dalam menjaga kemuliaan masjid, yaitu masjid tidak digunakan untuk politik praktis, sebaliknya masjid dapat dimanfaatkan untuk kemashlahatan umat.

"Kemenag adalah benteng terdepan dalam melawan hoax" tegasnya.
Senada dengan Paman Birin, Kepala Kantor Wilayah Kemenag Kalsel, H Noor Fahmi juga menegaskan kepada seluruh jajaran Kemenag Kalsel beserta para penyuluh agama, untuk bersama-sama melawan hoax, terlebih di tahun politik.

Dicontohkan Noor Fahmi, hoax yang tertuju kepada Kemenag, yaitu tersiar kabar bahwa jika pemerintahan ini berlanjut maka pelajaran agama di sekolah akan dihapus.

"Kabar tersebut sama sekali tidak benar, itu hoax. Tidak akan pelajaran agama dihapus di sekolah" ujarnya.

Noor Fahmi menjelaskan, pelaksanaan Rakerwil ini merupakan tindak lanjut dari Rakernas Kemenag beberapa waktu lalu di Jakarta.

Salah satu tindak lanjut dari Rakernas Kemenag adalah tiga mantra yang dittipkan oleh Menteri Agama, Lukman Hakim Saiguddin, yaitu mantra moderasi, kebersamaan umat, dan integrasi data.

"Melalui Rakerwil ini, diharapkan dapat menterjemahkan pesan dan harapan dari Menteri Agama melalui Rakernas beberapa waktu lalu" jelasnya.

Ditambahkan Noor Fahmi, terkait pelaksanaan ibadah haji tahun 2019, kouta yang diberikan pemerintah Arab Saudi sama seperti tahun sebelumnya, yaitu untuk Kalsel sebesar 3.831 orang, dengan rincian 3799 jaah dan 32 Tim Pemandu Haji Daerah.

Sementara untuk biaya atau ongkos naik haji tahun ini turun yang sebelumnya mencapai 38 juta, sekarang sekitar 37,8 juta.

"Kouta jemaah haji sama seperti tahun sebelumnya, namun untuk ONH turun menjadi 37,8 juta, dan mulai kemaren tanggal 19 Maret sudah dilaksanakan pelunasan biaya ibadah haji" tambahnya.(rny/rr/bingkaibanua)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2019 Bingkai Banua | All Right Reserved