IBX5A2DB0A16D0BC Pertemuan Tahunan BI 2018, Perekonomian Kalsel Meningkat - Bingkai Banua

Breaking

Bingkai Banua

Inspirasi Untuk Banua

Post Top Ad

Post Top Ad

Wednesday, December 5, 2018

Pertemuan Tahunan BI 2018, Perekonomian Kalsel Meningkat

Banjarmasin – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Prov Kalsel menggelar pertemuan tahunan Bank Indonesia Tahun 2018 Rabu (5/12) di Gedung Kantor Perwakilan Bank Indonesia Prov Kalsel. 
Pertemuan Tahunan Bank Indonesia Tahun 2018 di Kalsel
Dalam pertemuan tahunan kali ini mengangkat tema sinergi untuk ketahanan dan pertembuhan.

Gubernur Kalsel dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Drs H Gusti Burhanuddin, perekonomian Kalsel pada Triwulan III-2018 tumbuh sebesar 5,16% yoy, meningkat dari Triwulan II-2018 yang tumbuh sebesar 4,61% yoy.

Meningkatnya perekonomian Kalsel tidak lepas dari meningkatnya nilai ekspor.  Batubara masih menjadi komoditi ekspor utama Kalsel. Selain itu, kinerja industri pengolahan juga turut menguat menjadi penopang utama peningkatan perekonomian Kalsel, yaitu melalui peningkatan ekspor kelapa sawit seiring  produksi TBS dan CPO.

”Meski perkembangan sektor utama saat ini memberikan kabar gembira bagi kita semua, namun saya meyakini bahwa agenda hilirisasi dan pencarian sumber pertumbuhan ekonomi baru masih menjadi agenda kita semua ke depan” jelasnya.

Sektor agroindustri terus didorong untuk ditingkatkan nilai tambahnya dengan sektor pariwisata sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru. 

Diberbagai forum diskusi terus berupaya mematangkan konsep dan arah pengembangan industri pariwisata dengan mengusung kearifan lokal yang kental akan nilai relig. wisata berbasis religi dapat menjadi alternatif untuk dikembangkan. Kemudian sejalan dengan berkembangnya sektor pariwisata ke depan dan didukung oleh infrastruktur teknologi dan komunikasi yang semakin memadai, sektor ekonomi kreatif juga dapat tumbuh beriringan.

Selain itu juga terus dikembangkan sektor pertanian seiiring dengan kesusesan penyelenggaraan Hari Pangan Sedunia Tahun 2018 beberapa waktu lalu di Kalsel.

Gusti Burhanuddin mengapresiasi BI atas upaya menjadi pelopor bersama pemerintah daerah dalam TPID melahirkan berbagai terobosan pengendalian inflasi. 

Dikatakan Burhanuddin, inflasi Kalsel pada Oktober 2018 tercatat sebesar 2,66 % year on year (y-o-y), lebih rendah dari nasional dan akan dapat mencapai sasarannya pada akhir tahun ini.

”Saya sampaikan apresiasi kepada BI atas upayanya terus menjadi pelopor bersama pemerintah daerah dalam TPID melahirkan berbagai terobosan pengendalian inflasi. Keberadaan klaster-klaster ketahanan pangan yang dibina oleh bank indonesia menjadi contoh bagi pengembangan pertanian yang layak untuk disebarluaskan” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan BI Kalsel, Herawanto engatakan pihaknya akan mendukung perkembangan ekonomi dari sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), Bank Indonesia Kalsel terus menguatkan pengembangan klaster ketahanan pangan dan produk unggulan daerah.

”Saat ini, terdapat empat klaster yang sedang aktif dilakukan Kantor Perwakilan BI Kalsel untuk kembangkan perekonomian Kalsel dengan perkuat daya saing sektor UMKM. Diantaranya yaitu klaster padi unggul di Kabupaten Tanah Bumbu, klaster bawang merah di Kabupaten Tapin, Klaster Ikan Air Tawar di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, dan Klaster Ampulung di Kabupaten Hulu Sungai Utara” ujarnya.(rny/rr/bingkaibanua)

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad