IBX5A2DB0A16D0BC Staf Ahli Gubernur Buka Gebyar Sekolah Model SPMI Kalsel 2018 - Bingkai Banua

Breaking

Bingkai Banua

Inspirasi Untuk Banua

Post Top Ad

Post Top Ad

Wednesday, November 28, 2018

Staf Ahli Gubernur Buka Gebyar Sekolah Model SPMI Kalsel 2018

Banjarbaru - Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Drs H Gusti Burhanuddin, MSi mewakili Gubernur Kalsel membuka secara resmi Gebyar Sekolah Model Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), Selasa (27/11) di di Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Kalimantan Selatan.

Gebyar yang diikuti 422 peserta yang berasal dari 13 kabupaten/kota di Kalsel berlangsung semarak dan meriah. Kegiatan ini juga diramaikan stan yang memamerkan berbagai kreasi unik hasil kreasi para peserta.

Gubernur Kalsel dalam sambutan tertulis yang dibacakan Gusti Burhanuddin mengatakan, Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) merupakan salah satu sistem penjaminan mutu pendidikan yang berjalan di dalam sekolah dan dijalankan oleh seluruh komponen dalam sekolah.

SPMI mencakup seluruh aspek penyelenggaraan pendidikan dengan memanfaatkan berbagai sumberdaya untuk mencapai Standar Nasional Pendidikan (SNP). 

“Agar pelaksanaan SPMI dapat dilakukan oleh seluruh satuan pendidikan dengan optimal, maka perlu dikembangkan satuan pendidikan yang akan menjadi model penerapan penjaminan mutu pendidikan secara mandiri, yang selanjutnya disebut sekolah model” tulisnya.

Ditambahkannya, hari ini, LPMP Kalsel akan memberikan informasi terkait pemetaan mutu pendidikan di sekolah-sekolah dasar dan menengah di Kalsel, yang mana pemetaan mutu ini dilakukan untuk memenuhi ataupun melampaui 8 SNP.

Sementara itu, Kepala LPMP Kalsel Nuryanto mengatakan kegiatan ini berlangsung hingga 29 November, dalam rangka peningkatan mutu 8 Standar Nasional Pendidikan, LPMP Kalsel melaksanakan program pendampingan dan pembinaan sekolah model SPMI jenjang SD SMP SMA dan SMK di 13 kabupaten/kota di Kalsel.

Hasil dari program tersebut ditampilkan melalui unjuk best practice sekolah model dalam kegiatan desiminasi hasil SPMI dan pemetaan mutu (gebyar sekolah model).

Ia berharap kegiatan yang pertama kali digelar dapat diselenggarakans secara rutin. "Sudah meriah sejak pagi dari para kontingen. Ini Baru pertama kali dan diharapkan rutin nantinya," katanya.

Ditambahkannya, para peserta yang mengiti kegiatan ini merupakan peserta terbaik dari kabupaten/kota di Kalsel. “Para peserta dipilih dari tiap sekolah model. Masing masing sekolah ditandingkan lagi, kreavitias seni di sini" tambahnya.

Selain itu, tema yang diangkat dalam kegiatan ini adalah melalui SPMI kita tingkatkan budaya mutu secara berkelanjutan, meningkatkan delapan standar nasional.(rny/rr/bingkaibanua)

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad