IBX5A2DB0A16D0BC Belajar Hal Kecil Dari Rionald Silaban - Bingkai Banua

Breaking

Bingkai Banua

Inspirasi Untuk Banua

Post Top Ad

Post Top Ad

Thursday, November 8, 2018

Belajar Hal Kecil Dari Rionald Silaban

oleh: Roniansyah

Sewaktu ingin melakukan rutinitas seperti biasa sebagai staf di Biro Humas dan Protokol Setda Prov Kalsel, tiba-tiba saja terjadi kesalahan yang mengakibatkan jaringan listrik terganggu sehingga untuk sementara waktu tidak bisa beraktivitas penuh dengan menggunakan komputer. 
Rionald Silaban (foto: twitter bppk kemenkeu)
Untuk mengisi waktu luang tersebut, saya menyempatkan untuk membaca surat kabar harian kemudian membaca majalah-majalah yang yang menumpuk di kolong meja tamu. Seteleha dicari saya tertarik dengan Majalah Edukasi Keuangan Edisi 47/2018. 

Setelah dibuka-buka, melihat konten, saya tertarik untuk membaca artikel yang menceritakan salah satu sosok penting dan menginspiraai dari Kementerian Keuangan RI. Ia adalah Rionald Silaban. 

Melalui artikel yang berjudul Rionald Silaban "Sang Pembelajar Tanpa Henti" saya sangat tertarik membaca kisah pengalaman hidupnya sehingga berhasil seperti sekarang, dan kini ia menjabat sebagai Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK). 

Satu hal yang menarik yang bisa menjadi pelajaran dan inspirasi bagi kita semua adalah "menghargai hal yang kecil". 

Dengan menghargai sesuatu hal yang kecil membuat pria lulusan sarjana hukum ini sukses berkarir di Kementerian Keuangan RI. Dengan menghargai sesuatu hal yang kecil membuatnya memiliki pengalaman hidup yang luar biasa, berkarir hingga kancah Internasional, dan menjadi kepercayaan dari orang-orang penting di Departemen Keuangan hingga Kementerian Keuangan sekarang. 

Baik, kita mulai belajar menghargai hal kecil pertama dari Rionald Silaban adalah menghargai seorang satpam. 

Sebelum ia menjadi PNS di Depkue pada saat itu, ia bekerja di salah satu perusahaan swasta terbesar di Indonesia. Pada suatu hari di masa pendidikan, ia hampir terlambat masuk kelas, ia pun memacu kendaraannya dengan cepat sampai-sampai ia tidak menggubris sapaan satpam yang menyapanya ketika masuk. 

Setiba di kelas, ia terkejut karena kejadian yang dianggapnya sesuat hal yang kecil dan biasa ternyata terlihat oleh instrukturnya dan ia ditegur karena tidak membalas sapa dari satpam tadi. Lantas peritiwa kecil tersebut sangat membekas dalam dirinya dan membuat ia belajar untuk menghargai orang tanpa pandang bulu. 

Hal kecil kedua adalah ia disuruh untuk mengetik berkas dari atasannya yang pada waktu pejabat eselon II. Hal ini dianggap kecil bagian sebagain besar orang karena ia merupakan staf yang memiliki gelar master lulusan perguruan tinggi di Amerika, Georgetown University, Washington, AS. 

Ia pun tidak segan apalagi malu untuk melakukan pekerjaan "mengetik" berkas tersebut. Diberbagai kesempatan ia diminta untuk mengetik berbagai dokumen dan surat, kemudian ia memberanikan diri untuk berinteraksi menyampaikan pandangan terkait berkas yang ia ketik, seperti surat ataupun nota dinas. 

Dari situlah, dari hal yang kecil, ia mendapatkan sesuatu yang luar biasa yang mampu mengubah jalan karir hidupnya. Dari hal kecil tersebut, terjadi interaksi antara staf dan pimpinan, sehingga orang mengetahui kemampuannya.

Kemudian ia dipercaya untuk masuk tim kemudian ia juga dipercaya untuk menduduki jabatan struktural hingga promisi ke eselon I, serta ia juga pernah menjadi bagian penting di Bank Dunia. 

Dan sekarang ia dipercaya untuk menjabata sebagai kepala BPPK Kemkeu RI. Dari sinilah kita dapat belajar dari sosok Rionald Silaban yang menghargai sesuatu hal yang kecil, dan belajar tanpa henti. 

Terima kasih Rionald Silaban, semoga kami dapat belajar dari sepenggal kisah hidup anda.

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad