IBX5A2DB0A16D0BC Kampung Pertanian Terpadu HPS 2018 Tunjukkan Hasil Positif - Bingkai Banua

Breaking

Bingkai Banua

Inspirasi Untuk Banua

Post Top Ad

Post Top Ad

Sunday, September 30, 2018

Kampung Pertanian Terpadu HPS 2018 Tunjukkan Hasil Positif

Banjarbaru - Ternyata tidak mudah menumbuhkan tanaman pertanian di lahan bekas tambang, yaitu Kawasan Perkantoran Pemprov Kalsel. Terlebih lahan tersebut dipenuhi dengan semak belukar dan bebatuan keras.
Kabid Hortikultura Dinas TPH Prov Kalsel Saat Diwawancarai di Kampung Pertanian Terpadu HPS 2018
Namun berkat kerja keras, kerja ikhlas serta semangat gotong royong lahan tersebut mampu di sulap menjadi kampung pertanian terpadu yang subur dan produktif sekarang.

Seperti yang disampaikan Kepala Bidang Hortikultura, Ellena  pada saat diwawancarai tim pemberitaan Humas Prov Kalsel, Jum'at (28/9) pagi di Kampung Pertanian Terpadu (KPT) Banjarbaru.

Sambil merawat tanaman yang sudah mulai tumbuh dan berbuah, Ellen mengatakan awal pembukaan lahan yang berada tepat di depan Kantor Setda Prov Kalsel banyak menemui kendala, seperti banyaknya bebatuan keras yang harus dipisahkan terlebih dahulu kemudian ditraktor dan diberi pupuk yang ekstra banyak.

"Awalnya dulu dari pembukaan lahan sekitar lebih kurang 2 bulan yang lalu, banyak bebatuan yang harus kami pisahkan dulu, kemudian di traktor, kemudian diberi berbagai macam pupuk yang ekstra banyak, kalau lahan pertanian yang biasa perlu 1 pupuk kalau di lahan ini perlu 4 pupuk," sebutnya.

Dikatakanya, dengan kerja keras, ikhlas dan gotong royong terbukti lahan tersebut sekarang menjadi produktif. Banyak tanaman hortikultura yang tumbuh subur dan berbuah seperti semangka, labu, melon, kacang dan yang lainnya.

Dia juga mengatakan, semua pihak telah bergerak untuk ikut turut menyukseskan Hari Pangan Sedunia 2018 termasuk keterlibatan kelompok tani.

"Kita juga melibatkan kelompok tani sebanyak 15 orang, mereka secara bergiliran membantu kami dari menanam, menyiram, memupuk tanaman," ucapnya.

Disampaikanya, ada 24 jenis varietas tanaman hortikultura yang ditanam dilahan bekas tambang yang sekarang berubah menjadi kampung pertanian terpadu.

Rencananya kampung pertanian terpadu ini tidak hanya ada saat pelaksanaan HPS 2018, tetapi akan berlanjut sebagai contoh pemanfaatan gelar teknologi pertanian dan wahana edukasi bagi masyarakat.(syh/rr/bingkaibanua)

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad