IBX5A2DB0A16D0BC Paman Birin Canangkan Imunisasi Campak dan Rubella di Kalsel - Bingkai Banua

Breaking

Bingkai Banua

Inspirasi Untuk Banua

Post Top Ad

Post Top Ad

Wednesday, August 1, 2018

Paman Birin Canangkan Imunisasi Campak dan Rubella di Kalsel

Mandikapau, Kab. Banjar – Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor beserta Isteri didampingi oleh Kepala Litbang Kementerian Kesehatan RI, Dr Siswanto,MHP,DTM, dan Bupati Banjar, KH Khalilurrahman beserta Isteri, memukul gong tanda dimulainya Pencanangan Kampanye Imunisasi Campak dan Rubella atau Imunisasi MR di Kalsel, Rabu (1/8) di Pondok Pesantren Miftahussibyan Desa Mandikapau, Kecamatan Karang Intan.
Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor beserta Isteri Melihat Langsung Pemberian Imunisasi MR Pada Pencanangan Kampanye Imunisasi Campak dan Rubella (MR) di Kalsel
Gubernur yang akrab disapa Paman Birin ini mengaku senang melihat antusias warga dan anak-anak untuk mengikuti dan menyaksikan pencanagan imunisasi MR di Kalsel.

“Syukur Alhamdulillah, hari ini kita dapat mencanangkan imunisasi MR di Kalsel. Saya juga sangat senang melihat antusia warga dan para anak-anak yang mengikuti dan menyaksikan pencanangan imunisasi ini” ujarnya.

Lebih dari 1.300 anak diimunisasi di tempat tersebut. Selanjutnya, para “pejuang imunisasi” akan disebar ke seluruh wilayah Kalsel untuk memberikan imunisasi MR kepada anak-anak yang berusia 9 bulan hingga dibawah 15 tahun.

Dengan pencanangan ini, Paman Birin ingin memastikan bahwa anak-anak di Kalsel mendapatkan imunisasi MR sebagai bentuk pencegahan terhadap penyakit, terutama penyakit campak dan rubella.

“Saya ingin pastikan bahwa anak-anak kita, di seluruh wilayah Kalsel mendapatkan imunisasi MR agar mereka dapat terhindar dari penyakit campak dan rubella” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Litbang Kementerian Kesehatan RI, Dr Siswanto,MHP,DTM mengungkapkan pentingnya imunisasi campak dan rubella. 

Dikatakan Siswanto, di fase pertama telah dilaksanakan imunisasi MR di pulau Jawa. Sebanyak 3 juta anak telah diimunisasi. Kemudian di fase berikutnya, di 28 provinsi di luar Pulau Jawa termasuk di Kalsel akan menjadi sasaran berikutnya dengan target 32 juta anak. Hingga di tahun 2020 nantinya Indonesia bebas dari campak dan rubella.

“Di fase pertama kita telah mengimunisasi sebanyak 3 juta anak di Pulau Jawa. Selanjutnya, di fase berikutnya sebanyak 28 provinsi di luar Pulau Jawa akan melaksanakan kegiatan yang sama dengan target sebanyak 32 juta anak” ujarnya.

Campak dan Rubella merupakan penyakit menular atau infeksi virus yang ditandai dengan ruam merah berbentuk bintik-bintik pada kulit. Umumnya rubella ini sering terjadi pada anak dan remaja yang belum mendapat vaksin campak, gondok, dan lain-lain.

Virus ini sangat membahayakan karena dapat menyebabkan cacat dan kematian, tetapi dapat dicegah dengan imunisasi. oleh  karena itu seluruh siswa-siswi sekolah mulai Paud, TK, SD, SLP dan SLTA yang muridnya masih dibawah 15 tahun wajib mendapatkan imunisasi MR.(rny)

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad