IBX5A2DB0A16D0BC 230 Narapidana di Kalsel Dapat Remisi Bebas - Bingkai Banua

Breaking

Bingkai Banua

Inspirasi Untuk Banua

Post Top Ad

Post Top Ad

Friday, August 17, 2018

230 Narapidana di Kalsel Dapat Remisi Bebas

BANJARBARU -  Senyum bahagia terpancar dari wajah Indera Gunawan, satu dari 230 Narapidana yang mendapatkan remisi bebas langsung.
Wakil Gubernur Kalsel, H Rudy Resnawan Menyerahkan SK Remisi Bagi Narapidana di Kalsel
Pria 23 tahun ini mengaku bersyukur atas remisi yang diberikan kepadanya. Karena dengan mendapatkan remisi ini, ia dapat kembali berkumpul dengan keluarganya.

Kepastian remisi yang didapatkan para Narapidana, ditandai dengan didapatkannya SK Remisi di Lapas Kelas III Banjarbaru yang diserahkan oleh Wakil Gubernur Kalimantan Selatan H Rudy Resnawan, Jum’at (17/8) sore.

Dikatakan wagub, di momen HUT ke 73 Kemerdekaan RI, sebanyak 5.660 orang Narapidana (Napi) di Kalimantan Selatan mendapat remisi umum pada Peringatan HUT ke 73 Kemerdekaan Republik Indonesia. Dari jumlah itu, 230 orang di antaranya dinyatakan bebas.

Dijelaskan Wagub, remisi merupakan hak mendapatkan pengurangan masa menjalani yang telah diatur secara legal formal. Ini sesuai  pasal 14 ayat (1) Undang-undang Nomor 12 tahun 1995 tentang Pemasyarakatan. 

Remisi diberikan sebagai wujud apresiasi pencapaian perbaikan diri yang tercermin dari sikap dan perilaku sehari-hari.

Perbaikan itu tercermin dari sikap warga binaan yang taat selama menjalani pidana, disiplin dan lebih produktif. 

Tolak ukur pemberian remisi tidak didasarkan pada latar belakang hukumya, akan tetapi didasarkan pada perilaku mereka selama menjalani pidana.

“Remisi dapat dipandang sebagai sebuah instrumen yang penting dalam pelaksanaan sistem pemasyarakatan, yaitu dalam kerangka untuk memberikan stimulus bagi narapidana agar selalu berkelakuan baik,” ucapnya.   

Sementara itu, Kakanwil Kemkumham Kalsel Ferdinand Siagian mengatakan, Narapidana di Kalimantan Selatan yang  mendpatkan remisi sebanyak 5.660 orang terdiri dari 4.267 orang tindak pidana umum dan 1.393 orang  tindak pidana khusus.

Dari jumlah itu ada 230 orang mendapat bebas langsung dan yang masih menjalani subsider sebanyak 98 orang.

Ferdinand menjelaskan, remisi akan diberikan kepada napi asalkan memenuhi syarat sesuai ketentuan perundangan. Dalam remisi, kata dia, yang dikurangi bukan masa penahanan, melainkan masa menjalani pidana yang sebelumnya diputuskan oleh pengadilan.

Dikatakanya, senafas dengan perayaan hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indoensia, maka pemerintah memberikan apresiasi terhadap warga binaan Pemasyarakatan yang telah mengikuti pembinaan dengan baik.(syh/rr/bingkaibanua)

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad