IBX5A2DB0A16D0BC Musrembang Kalsel, Tahun 2019 Pemprov Kalsel Kembangkan Pariwisata - Bingkai Banua

Breaking

Bingkai Banua

Inspirasi Untuk Banua

Post Top Ad

Post Top Ad

Tuesday, April 10, 2018

Musrembang Kalsel, Tahun 2019 Pemprov Kalsel Kembangkan Pariwisata

Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, Wakil Gubernur, H Rudy Resnawan, dan Sekretaris Daerah Prov Kalsel, H Abdul Haris Terlihat Berbincang Santai dalam Musrembang 2018
Gelaran Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2018 merumuskan arah pembangunan Kalsel di tahun 2019.

Sebagaimana yang disampaikan oleh Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor bahwa arah pembangunan Kalsel tahun 2019 sudah jelas, Pemprov Kalsel melakukan shifting (pergeseran) dari sektor pertambangan ke sektor utama non tambang, yang meliputi  pariwisata, kedaulatan pangan, hilirisasi industri serta perdagangan dan jasa.

Khusus sektor pariwisata, akan dikembangkan seiring dengan menyambut visit Kalsel Year 2020.

Berkaiatan hal itu, Paman Birin, sapaan akrabnya, memerintahkan Dinas Pariwisata bersama kabupaten/kota untuk mempersiapkan dan membuat program kepariwisataan yang konkret.

“Kawasan wisata Riam Kanan, Mandiangain, Lembah Kahung dan sekitarnya harus didorong menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kepariwisataan, sehingga bisa menjadi destinasi wisata nasional. Kita juga merasa gembira karena tidak lama lagi bandara Syamsudinoor akan selesai pengembangannya, sehingga bisa menjadi nilai tambah bagi wisatawan yang akan berkunjung ke Kalimantan Selatan” sebutnya.

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Ir H Nurul Fajar Desira, CES  mengatakan arah kebijakan dan prioritas rencana kerja Pemprov Kalsel yang pertama adalah mengurangi kontribusi sektor pertambangan dan meneruskan fokus pada pembangunan melalui sektor pertanian, kehutanan, perikanan, industri, perdagangan dan pariwisata. 

Pendekatan penyusunan RKPD pada tahun 2019 mengusung konsep money follow program, dimana alokasi anggaran berbasis pada prioritas yang menjadi fokus pada perencanaan dan pembangunan tahun 2019. 

Adapun target ang ingin dicapai pada tahun 2019 Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 70,75, angka pengangguran 4,25 hingga 4,20 persen, pertumbuhan ekonomi 5,4 persen hingga 5,8 persen. 

Selanjutnya, menurunkan angka kemiskinan 4,25 persen hingga 4,05 persen, indeks gini 0,296, indeks kualitas lingkungan hidup 61, tingkat pertumbuhan penduduk 1,56. 

Sementara itu, Prioritas pembangunan untuk tahun 2019 sebanyak  6 prioritas dengan 17 sub tema dan hanya 130 program prioritas. 6 prioritas pembangunan RKPD tahun 2019 diantaranya yang pertama meningkatkan kualitas SDM yang cerdas, sehat, terampil dan berbudi pekerti yang luhur melalui penerapan fungsi keluarga.

Kedua, meningkatkan tatakelola pemerintahan yang akuntabel dengan penerapan e government. Ketiga mengembangkan sarana prasarana strategis daerah untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi melalui pengembangan sektor pariwisata, industri, sentra pangan, perdangan dan jasa.

Keempat, peningkatan pertahanan energi dan pelestarian lingkungan. Kelima penyiapan venue untuk menuju tuan rumah PON tahun 2024. Dan prioritas ke enam mensukseskan pelaksanaan Pemilu 2019. (syh/bdm/rr/bingkaibanua)

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad