IBX5A2DB0A16D0BC Kepala BPK RI Perwakilan Kalsel Diserahterimakan - Bingkai Banua

Breaking

Bingkai Banua

Inspirasi Untuk Banua

Post Top Ad

Post Top Ad

Thursday, March 1, 2018

Kepala BPK RI Perwakilan Kalsel Diserahterimakan

BANJARBARU – Pemprov Kalsel berharap hadirnya Kepala Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indomesia (BPK RI) Perwakilan Provinsi Kalsel, Tornanda Syaifullah, semakin meningkatkan kinerja pemerintah daerah dalam mewujudkan akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan daerah.
Wakil Gubernur Kalsel, H Rudy Resnawan Saat Menghadiri Serah Terima Jabatan Kepala BPK RI Perwakilan Kalsel
Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Kalsel, H Rudy Resnawan, pada serah terima jabatan Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Kalsel di Banjarbaru, Selasa (27/2).

Menurut wagub, Opini BPK atas laporan keuangan pemerintah daerah di Provinsi Kalsel telah menunjukan perbaikan yang signifikan. Sejak tahun 2016, dari 14 entitas pelaporan keuangan, seluruhnya mendapat Opini Wajar Tanpa Pengecualian.

“Tentu saja pencapaian tersebut merupakan hasil kerja keras dari seluruh pihak, terutama hasil rekomendasi BPK yang ditindaklanjuti” kata wagub.

Oleh sebab itu, lanjut wagub, tugas berat ke depan bagi jajaran pemerintah provinsi dan kabupaten kota meningkatkan kualitas akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah, mempercepat dan meningkatkan kualitas pertanggungjawaban, memperkuat sistem pengendalian internal juga mempercepat tindak lanjut atas temuan BPK RI.

Wagub menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kepala BPK RI Perwakilan Prov Kalsel terdahulu, Didi Budi Satrio, yang telah memberikan kemampuan terbaiknya atas peningkatan tata kelola keuangan pemerintah daerah di Kalsel.

Sementara Didi Budi Satrio mengatakan, sesuai hasil pemeriksaan BPK RI Perwakilan Prov Kalsel selama bertugas dalam kurun waktu satu setengah tahun, terdapat peningkatan kualitas penatausahaan keuangan dan laporan pertanggungjawaban keuangan pemerintah daerah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Ketepatan waktu menyampaikan LKPD kepada BPK sangat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, yaitu 10 pemerintah daerah yang menyampaikan tepat waktu pada tahun 2016, pada tahun 2017 seluruh pemerintah daerah menyerahkan laporan keuangan tepat waktu” jelasnya.

Selain itu juga, sambung Didi, ditunjukan dengan berhasil mempertahankan Opini WTP bagi seluruh pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten kota, untuk LKPD TA 2016 yang diperiksa tahun 2017.

“Prestasi tersebut bukan hal mudah. Banyak faktor yang berperan dalam peningkatan kualitas laporan keuangan tersebut. Kerja keras dan komitmen Kepala Daerah beserta jajaranya termasuk DPRD,” tegasnya.

Menurut Didi, opini yang diraih hari ini tidak menjamin akan selalu sama dengan tahun berikutnya. Opini yang diberikan akan sangat tergantung komitmen pemerintah daerah dalam melaksanakan penatausahaan keuangan daerahnya. Karena itu, masih banyak tantangan yang akan dihadapi oleh pemerintah daerah ke depanya.

Didi berharap dengan dilantiknya Tornanda Syaifullah sebagai Kepala BPK RI Perwakilan Prov Kalsel yang baru, dapat mengurai persoalan-persoalan dalam kebijakan pengelolaan keuangan daerah dan desa yang perlu diperhatikan BPK dalam pemeriksaanya guna memberikan rekomendasi perbaikan kepada pemerintah.

“Saya titip Kalimantan Selatan kepada Bapak. Saya berharap ada peningkatan yang lebih lagi dibandingkan saya, baik eskternal maupun internal” ucapnya.

Sementara anggota VI BPK RI, Dr Hari Azhar Azis, berpesan agar cepat menyesuaikan diri dengan lingkungan BPK RI Perwakilan Provinsi Kalimantan Selatan, serta dapat melakukan perbaikan yang belum sempat dilakukan.

Hari Azhar menyinggung opini WTP yang diperoleh, hendaknya berjalan selaras dengan keberhasilan pemerintah daerah dalam mengelola keuangan daerah agar berdaya guna bagi kesejahteraan rakyat.(syh/yb)

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad