IBX5A2DB0A16D0BC Teluk Tamiang: Pesona Pantai Yang Indah dan Budidaya Ikan Kakap Putih - Bingkai Banua

Breaking

Bingkai Banua

Inspirasi Untuk Banua

Post Top Ad

Post Top Ad

Thursday, February 22, 2018

Teluk Tamiang: Pesona Pantai Yang Indah dan Budidaya Ikan Kakap Putih

Teluk Tamiang Kotabaru
Teluk Tamiang, Kotabaru – Kalimantan Selatan termasuk salah satu provinsi di tanah air yang dikenal memiliki destinasi wisata unggulan. Salah satunya ada di Kabupaten Kotabaru, yang dikenal banyak memiliki potensi wisata alami seperti terumbu karang, pegunungan dan mercusuar peninggalan Belanda, salah satunya adalah Pesona Teluk Tamiang yang begitu mempesona.

Pasir yang putih, air laut yang biru, dan adanya terumbu karang merupakan gambaran singkat pesona pantai Teluk Tamiang. Selain memiliki pesona pantai yang dapat menarik wisatawan, di Teluk Tamiang juga saat ini menjadi tempat dikembangkannya budidaya Ikan Kakap Putih.

Sehingga wajar jika Menteri Pariwisata RI, Arief Yahya, saat menerima kunjungan kerja Gubernur H Sahbirin Noor, di Jakarta, baru baru tadi,  menyarankan Kalsel  perlu  mendesain pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di  Kabupaten Kotabaru atau daerah lain yang memiliki potensi wisata mempesona dan potensi penggerak perekonomian masyarakat. 

Budidaya ikan kakap putih dengan menggunakan floating net cage atau jaring apung yang telah berhasil dilakukan oleh Malaysia dan Singapura, diterapkan pula di Indonesia. Khusus untuk budidaya ikan kakap putih telah dilakukan oleh Balai Perikanan Budidaya Laut (BPBL) di Lampung, Ambon, Lombok, Situbondo, Batam dan Kalsel.  Di wilayah Kalsel sendiri budidaya ikan kakap putih terletak, di Desa Teluk Tamiang Tanjung Selayar Kabupaten Kotabaru.

Dukungan untuk usaha pemeliharaan ikan kakap di Indonesia dilakukan  Pemerintah dengan dikeluarkannya Paket Teknologi Budidaya Kakap Putih di Keramba Jaring Apung melalui rekomendasi Ditjen Perikanan No.IK.330/D2.10876/93K, yang kini telah diterapkan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalsel. 

Budidaya ikan kakap putih di Desa Teluk Tamiang telah berjalan selama 2 tahun yang dijalankan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalsel, melalui Unit Pelaksana Teknisnya Kantor Perikanan Budidaya Air Payau dan Laut (PBAPL) yang terletak di Desa Teluk Tamiang Kabupaten Kotabaru. 

Menurut Kepala Kantor PBAPL, Humaidi, sampai saat ini kegiatan pembenihan PBAPL Kotabaru menghasilkan 20 ribu sampai 80 ribu benih per siklus yang 1 tahunnya terdapat 6 siklus pembenihan, dengan tingkat keberhasilan 10 sampai 21 persen, sementara itu bibit ikan kakap putih yang didapatkan dari hasil pemijahan pada budidaya tersebut dijual ke pembudidaya tambak,  keramba jaring apung wilayah Kotabaru, Tanah Bumbu dan Tanah Laut serta program bantuan benih Dinas Kelautan dan Perikanan Prov Kalsel.

Potensi ini sangat disayangakan karena sering kali terkendala dengan kondisi jalan dan fasilitas transportasi yang minim sehingga menghambat cepatnya sampai bibit ikan maupun benih ke pembudidaya lain di daerah lain.

Senada dengan Humaidi, Kepala Desa Teluk Tamiang, Burahim mengungkapkan kondisi akses jalan yang masih rusak dan alat transportasi yang terbatas, turut mempengaruhi perkembangan ekonomi warga. 

Sementara itu menurut Tokoh masyarakat Desa Teluk Tamiang, H.Sulaiman, dulunya Desanya itu merupakan penghasil rumput laut dan kerang mutiara, namun beberapa tahun terakhir ini rumput laut dan kerang mutiara sudah sulit sekali untuk ditemukan akibat dari kerusakan ekosistem yang maish belum diketahui penyebabnya. 

“Rumput laut dan kerang mutiara di sini dahulu sangat indah dan mudah didapatkan bahkan sempat dibudidayakan, namun beberapa tahun terakhir sudah sulit sekali ditemukan, memang belum ada kepastian atau penelitian pasti kenapa bisa hilang begitu rumput laut dan kerang mutiaranya, kami memperkirakan akibat dari kerusakan dan pencemaran ekosistem” ucap Sulaiman yang pernah menjabat menjadi Kepada Desa Teluk Tamiang selama 25 Tahun dari Tahun 1984- 2008.  

Pemerintah Provinsi Kalsel melalui Dinas Kelautan dan Perikanan terus berusaha memberikan dorongan dan contoh nyata budidaya perairan ikan kakap putih yang kerap di kenal sebagai predator/pemangsa kepada warga Desa. Dengan di sebutkannya Teluk Tamiang dan sekitarnya akan dijadikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), diharapkan pemerintah dapat secepatnya melakukan peninjauan lokasi maupun pengembangan fasilitas umum yang dapat menunjang tercapainya KEK di Kalsel (dev/rr/bingkaibanua).

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad