IBX5A2DB0A16D0BC BPOM Banjarmasin Sosialisasikan Obat dan Makanan Ilegal - Bingkai Banua

Breaking

Bingkai Banua

Inspirasi Untuk Banua

Post Top Ad

Post Top Ad

Sunday, December 10, 2017

BPOM Banjarmasin Sosialisasikan Obat dan Makanan Ilegal

Suasana Sosialisasi Obat dan Makanan Illegal yang Dilaksanakan Oleh Balai BPOM Banjarmasin
Bingkaibanua.com Banjarmasin, Sekretaris Daerah Prov Kalsel, Drs H Abdul Haris, MSi menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan sosialisasi obat dan makanan illegal yang dilaksanakan oleh Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Banjarmasin, Selasa (28/11) di Swiss Bell Hotel.

Sekda mengatakan, dengan sosialisaasi ini, akan semakin banyak komponen masyarakat yang tahu dan terlibat dalam pengawasan obat dan makanan yang beredar di tengah-tengah masyarakat.

Dengan semakin banyaknya komponen masyarakat yang terlibat, maka kekhawatiran akan peredaran makanan maupun obat illegal semakin berkurang. Dimana peredaran obat dan makanan illegal ini sangat membahayakan bagi anak-anak dan generasi muda.

“dengan keterlibatan banyak komponen masyarakat, kita berharap dapat melindungi anak-anak kita, generasi muda, karena banyak celah peredaran obat-obatan maupun makan illegal. Seperti permen maupun makanan lainnya yang dicampuri dengan obat-obatan terlarang” ujar Sekda saat membuka kegiatan sosialisasi ini.

Lebih lanjut Sekda mengatakan, kerugian yang diakibatkan peredaran obat dan makan illegal ini sangat besar, tidak hanya dari segi materi, tetapi juga kerugian dari lingkungan sosial, degradasi moral, dan turunnya daya saing.

Untuk itu, Sekda mengajak kepada alim ulama, guru-guru agama, mapun para khatib untuk menyisipkan dalam dakwahnya terkait informasi tentang obat dan makanan illegal, serta memuat ajakan atau himbauan untuk mengihindari makanan maupun obat-obatan illegal, serta apa saja yang termasuk di dalamnya.

“saya mengajak kepada Alim Ulama, guru-guru agama, dan para Khatib, untuk menyisipkan pesan-pesan terkait peredaran obat-obatan maupun makanan illegal. Karena ini merupakan upaya kita melindungi keluarga, anak-anak, dan generasi muda kita dari bahaya obat-obatan dan makanan ilegal” tambah Sekda.

Sementara itu, Kepala BBPOM Banjarmasin Drs Sapari Apt MKes, mengatakan diselenggarakannya sosialisasi ini sebagai upaya untuk memerangi peredaran obat-obatan ilegal dan bahan makanan yang dapat membayakan masyarakat.

Terlebih obat-oabat illegal yang beredar di Kalsel. Dalam 2 bulan terakhir, Sapri mengatakan 18 juta butir carnophen atau zenith atau pil jin yang berhasil diungkap dan diamankan oleh BBPOM Banjarmasin bersama pihak terkait.

“dengan jumlah yang sangat besar ini, tentunya menjadi perhatian serius bagi kita semua. Karena jika tidak maka akan sangat berbahaya. Terang saja, 18 juta butir carnophen atau zenith dibandingkan jumlah penduduk kalsel yang mencapai 4,1 juta jiwa, ini sangat meresahkan dan membahayakan” terang Sapri.

Selain obat-obatan dan makanan, kosmetik juga termasuk bahan yang diawasi peredarannya.(humas kalsel/rr/bb)

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad