Revolusi Hijau: Jalan Di Kalsel Bakal Semakin Hijau - Bingkai Banua

Breaking

Bingkai Banua

Inspirasi Untuk Banua

Post Top Ad

Post Top Ad

Kamis, 02 November 2017

Revolusi Hijau: Jalan Di Kalsel Bakal Semakin Hijau

Gubernur Kalsel Mencanangkan Program Revolusi Hijau Ditandai dengn Penanaman Pohon
Banjarbaru,  Sepanjang ruas jalan A Yani yang menghubungkan kota-kota di Kalsel, seperti di Banjarmasin, Banjarbaru dan Kabupaten Tanah Laut dan kabupaten lainnya di Kalsel, bakal semakin hijau, teduh dan asri.  Ini menyusul  semakin diperluasnya program revolusi hijau  ke area-area publik untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat terutama pengguna jalan raya. 

Program Revolusi Hijau juga dinilai efektif untuk mengurangi luas lahan kritis di Kalimantan Selatan mencapai  640.709 hektar. Jika segenap lapisan masyarakat terus mendukung program ini, maka lahan kritis  akan  berkurang dan Bumi Kalsel semakin sejuk.

"Kami berharap program Revolusi Hijau terus didukung masyarakat dengan menanam pohon atau bibit-bibit baru di lahan permukiman, perkantoran atau area-area publik yang memungkinkan. Program ini sangat membantu menghijaukan lingkungan," terang Kepala Dinas Kehutanan Kalsel Dr Hanif Faisol Nurafiq MP, Rabu (1/11/2017).

Terkait penanaman pohon disepanjang jalan protokol kota dan kabupaten di Kalsel, Hanif mengatakan, kegiatan tersebut salah satu bagian memperluas program revolusi hijau. Kegiatan ini juga bermanfaat untuk memberikan keindahan dan keteduhan bagi masyarakat pengendara.

Hanif optimis penanaman pohon di sepanjang ruas jalan protokol yang telah ditentukan akan selesai sesuai target. Pasalnya, program ini akan terus dipantau dan diawasi agar program penghijauan area publik berjalan sesuai harapan.

Program revolusi hijau juga akan dilengkapi dengan dasar yuridis sebagai aspek legalitas dalam upaya peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

"Proses penyusunan perda melibatkan pihak terkait dengan memperhatikan aspek aspek penting, baik sosial, dan lingkungan. Insya Allah perda akan rampung paling lambat Desember  2017," tandasnya.(humas kalsel/bb)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad