Bali TTI Expo 2017: Tahura Sultan Adam dan Baras Siam Layak untuk Dipromosikan - Bingkai Banua

Breaking

Bingkai Banua

Inspirasi Untuk Banua

Post Top Ad

Post Top Ad

Senin, 02 Oktober 2017

Bali TTI Expo 2017: Tahura Sultan Adam dan Baras Siam Layak untuk Dipromosikan

Salah Satu View Pegunungan di Kawasan Tahura Sultan Adam
Salah Satu View Pegunungan
di Kawasan Tahura Sultan Adam
Selain dikenal dengan wisata alam Loksado dan wisata budaya Pasar Terapung, satu lagi potensi wisata alam yang ada di Kalsel yang layak untuk dipromosikan di Bali tepatnya di Bali Tourism, Trade, and Investment Expo 2017 (Bali TTI Expo 2017), wisata tersebut adalah Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam.

Selain menawarkan potensi di sektor pariwisata, berbagai produk unggulan juga dipromosikan dalam pameran ini. Selain kain sasirangan dan batu permatan yang menjadi identitas atau ciri khas Kalsel, kini ada juga produk unggulan Kalsel yang layak untuk dipromosikan, yaitu madu kalulut, baras siam, dan berbagai produk hasil dari UMKM binaan pemprov Kalsel, serta berbagai potensi investasi.

Tahura Sultan Adam yang selama ini dikenal sebagai hutan raya, yang berfungsi sebagai wahana edukasi alam, Karena di sana ada penangkaran rusa sambar, budi daya madu kalulut, ada juga binatang langka seperti Beruang Madu, owa-owa.

Kini Tahura Sultan Adam terus berbenah dan dikembangkan sebagai salah satu destinasi wisata alam Kalsel. Di Tahura, para wisatawan akan ditawarkan pesona alam yang dikelilingi pegunungan.
Penangkaran Rusa Sambar di Tahura Sultan Adam
Penangkaran Rusa Sambar di Tahura Sultan Adam
Kepala Biro Pengembangan Produksi Daerah, Muhammad Syah Jehan mengatakan pentingnya Pemprov Kasel untuk mengikuti pameran ini, terlebih pameran ini diadakan di Provinsi Bali yang merupakan salah satu destinasi terbaik di dunia, yang banyak menyedot wisatawan mancanegara.

Syah Jehan berharap, melalui pameran ini, berbagai potensi yang dimiliki Kalsel dapat dikenal hingga mancanegara.

"kita banyak memiliki potensi yang dapat menyedot wisatawan dan investor. Selain Loksado dan Pasar Terapung, Kita juga punya wisata alam Tahura Sultan Adam. Kita harus bergerak untuk terus mempromosikan potensi yang dimiliki Kalsel" ujar Syah Jehan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Bali, AA Gede Yuniartha Putra yang membuka Bali TTI Expo 2017 ini, mengatakan pentingnya promosi meski sudah dikenal di dunia. Setiap tahun, Pemprov Bali terus mengikuti berbagai pameran di mancanegara, seperti pameran di Jerman, Inggris, Singapura, dan Negara Negara lainnya.

"Promosi sangat penting, kami terus melakukan promosi  biar tetap terus dikenal" ujarnya.

AA Gede menyarankan Kalsel agar bisa mempromosikan potensi yang dimilikinya ke mancanegara. Sehingga dapat dikenal dan dapat menyedot banyak wisatawan, terlebih wisatwan mancanegara.

Pameran yang diikuti 50 stand terdiri dari kementerian, pemerintah provinsi, dan pemerintah Kabupaten/kota lainnya, dilangsungkan dari tanggal 28 September s. d 1 Oktober 2017 di Mall Galeria Bali.(rr/humas kalsel)

Baca Juga:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad