Pencegahan HIV di Kalsel Semakin Sinergis - Bingkai Banua

Breaking

Bingkai Banua

Inspirasi Untuk Banua

Post Top Ad

Post Top Ad

Sabtu, 16 September 2017

Pencegahan HIV di Kalsel Semakin Sinergis

KOORDINASI - Biro Kesra Setdaprov Kalsel menggelar rapat koordinasi pencegahan HIV/AIDS, di Ruang H Aberani Sulaiman , Rabu (13/9/2017).

Banjarbaru- Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus berupaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, terutama  dalam mencegah penularan penyakit yang bisa berdampak terhadap penurunan kualitas hidup.

Salah satu upaya yang kini giat dilakukan adalah pencegahan terhadap penyakit HIV/AIDS.   Pasalnya, berdasarkan data Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kalimantan Selatan hingga triwulan ketiga tahun 2016, telah tercatat 1.563 kasus HIV/AIDS.

Sedangkan data yang disampaikan Direktorat Jenderal Pencegahan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan RI terjadi peningkatan jumlah penderita HIV/AIDS di Kalsel.

Melalui Rapat Koordinasi Pencegahan Penyakit Menular HIV/AIDS  Kabupaten/Kota se Kalsel, bertempat di Ruang H Aberani Sulaiman, Perkantoran Setdaprov Kalsel di Banjarbaru, Rabu (13/9/2017), diinisasi Biro Kesra  Kalsel, dharapkan upaya pencegah  bisa lebih optimal.

Gubernur Kalimantan Selatan,  H Sahbirin Noor,  melalui sambutan tertulis dibacakan Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Drs H Gusti Burhanuddin MSi, mengapresiasi kegiatan rapat kerja sebagai wujud upaya sinergitas pencegahan HIV/AIDS.

Dikatakan gubernur, rapat koordinasi adalah kegiatan penting mengingat  meningkatnya jumlah penderita HIV/AIDS dari tahun ke tahun di Kalsel.  

Berdasarkan data Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kalimantan Selatan hingga triwulan ketiga tahun 2016, telah tercatat 1.563 kasus HIV/AIDS. Sedangkan data yang disampaikan Direktorat Jenderal Pencegahan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan RI terjadi peningkatan jumlah penderita HIV/AIDS di Kalsel.

Tahun 2013 terdapat sebanyak 185 penderita 2014, sebanyak 252 di tahun 2015 sebanyak 276 penderita dan 2016 meningkat sebanyak 513 penderita.

"Rapat koordinasi ini adalah salah satu upaya dari kita semua selaku pemerintah daerah untuk terus mensosialisasikan pentingnya pencegahan penularan Virus HIV  dengan cara menanamkan prilaku hidup sehat tanpa prilaku menyimpang, termasuk upaya sosialisasi dan pembinaan," tandasnya.

Gubernur berharap semua pihak terus memperkuat  sinergitas sesuai dengan tugas dan misi masing masing kelembagaan. Perkuat data dan informasi terkait akurasi penderita HIV/AIDS dengan cara saling koordinasi.

Sementara itu Kepala Biro Kesra Setdaprov Kalsel Dr Hj Ina Yuliani, menjelaskan tujuan rapat koordinasi dalam rangka sinergitas antarinstansi dan pihak terkait dalam satu misi melakukan pencegahan.(tim biro humas dan protokol prov kalsel)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad