IBX5A2DB0A16D0BC Beruang Madu Magnet Baru Wisata Tahura Sultan Adam - Bingkai Banua

Breaking

Bingkai Banua

Inspirasi Untuk Banua

Post Top Ad

Post Top Ad

Tuesday, September 12, 2017

Beruang Madu Magnet Baru Wisata Tahura Sultan Adam

Ket Foto: BERIKAN NUTRISI- Sekdaprov Kalsel H Abdul Haris disaksikan masyarakat pecinta keragaman satwa dan lingkungan memberikan nutrisi berupa minuman susu kepada salah satu beruang madu, di Tahura Sultan Adam, Jumat (8/9).
BERIKAN NUTRISI- Sekdaprov Kalsel H Abdul Haris disaksikan masyarakat pecinta keragaman satwa dan lingkungan memberikan nutrisi berupa minuman susu kepada salah satu beruang madu, di Tahura Sultan Adam, Jumat (8/9).  

Banjar -  Pesona wisata alam di Taman Hutan Raya (TAHURA)  Sultan Adam, terletak di Desa Mandiangin, Kecamatan Karang Intan,  Kabupaten Banjar, kian hari  semakin memikat. Tak hanya pemandangan lereng gunung, air terjun  dan pepohonan hijau  yang menjadi daya tarik. 

Kini pesona baru yang bakal menjadi magnet di tempat reakreasi keluarga itu adalah bertambahnya keragaman satwa. Setelah  memiliki  23 rusa Sambar,  kini  Tahura  kedatangan penghuni satwa baru jenis beruang madu langka yang siap berinteraksi dengan pengunjung. 

Badan  Konservasi Sumber Daya Alam  (BKSDA) Wilayah V Kalimantan Selatan menitipkan  dua ekor beruang madu, penyerahan Owa-Owa satu ekor dan satu ekor Binturung kepada Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel. 

Dalam acara berlangsung di TAHURA Sultan Adam, Jumat (8/9)  pagi, Kepala BKSDA Andi Lukito dan Kepala Badan Pengelola Daerah Aliran Sungai Zainal Ariffin   juga berkenan menyerahkan bantuan kendaraan operasional sebagai wujud sinergitas dukungan  terhadap pelestarian satwa dan lingkungan.  

Disaksikan Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan,  Drs H Abdul Haris, MSi,   juga diserah terimakan mobil operasional jenis hilux dan  4 unit sepeda motor  dari  Badan Pengelola Daerah Aliran Sungai (BPDAS), penyerahan sepeda Karhutla 61 unit dan 48 unit untuk masyarakat. 

Sekdaprov mengapresiasi langkah dan kegiatan yang dilakukan  Dinas Kehutanan dalam mengelola program kerja antarinstansi dan  masyarakat  serta    melahirkan program - program kreatif lainnya. 

Menurutnya,  manajemen kinerja Dinas Kehutanan ini patut menjadi contoh Satuan Perangkat Kerja Daerah (SPKD) di lingkungan Pemprov Kalsel lainnya,  terutama dalam mengokohkan kemitraan dengan stakeholder terkait bersama masyarakat. 

“Saya kira ini perlu diikuti SKPD lainnya.  Ya tentu kerja sama yang dilakukan sesuai dengan tugas pokok masing-masing . Seperti kegaiatn hari ini melibatkan berbagai komponen masyarakat baik instansi vertikal maupun lembaga kemitraan instansi lainnya," tandasnya. 

Sementara itu Kepala Dinas Kehutanan Kalsel,  Hanif Faisol Nurofiq  menjelaskan,  saat ini kehutanan memiliki fokus dalam pelestarian lingkungan, pelestarian hutan, dan hewan yang dilindungi.  Strategi untuk keberhasilan melaksanakan tugas tentu harus mengokohkan hubungan baik dengan mitra kerja baik instansi vertikal, instansi daerah dan masyarakat. 

“Sinergitas  antarisntansi  dan para mahasiswa dan masyarakat , terus ldiakukan karena ini terkait dengan fokus-fokus pembangunan yang diutamakan .  Seperti  penambahan satwa ini sebagai suatu pengayaan dan koleksi di TAHURA  adalah wujud harmonisasi sinergitas ” terang  Hanif. *

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad