Peringati HUT Bhayangkara ke-71: Beberapa Kali Bom Meledak di Mako Brimob Polda Kalsel - Bingkai Banua

Breaking

Bingkai Banua

Inspirasi Untuk Banua

Post Top Ad

Post Top Ad

Jumat, 28 Juli 2017

Peringati HUT Bhayangkara ke-71: Beberapa Kali Bom Meledak di Mako Brimob Polda Kalsel

Humas Kalsel. Banjarbaru - Para tamu undangan peringatan HUT Bhayangkara ke-71 dibuat kagum dan tercengan, karena beberapa kali terjadi ledakan bom di Lapangan Mako Brimob Polda Kalsel, Senin (10/7).

Ledakan tersebut bukanlah bom sebenarnya, melainkan sebagai bagian dari kemeriahan peringatan HUT Bhayangkara ke-71 di Prov Kalsel. Tim gabungan Polda Kalsel menunjukkan  atraksi kesiapsiagaan dalam menghadapi ancaman maupun tindakan terorisme.

Setidaknya, ada empat kali simulasi penaggulangan aksi terorisme yang mengancam keamanan dan ketertiban masyarakat. Seperti aksi bom bunuh diri di tengah keramain, bom bunuh diri pada saat pembajakan sebuah bus penumpang, bom waktu di sebuah gedung, dan aksi penjinakan bom oleh Tim Gegana Satbrimob Polda Kalsel.

Aksi dari Tim Gabungan Polda Kalsel ini mendapat apresiasi dari para tamu undangan, terutama aksi meledakkan diri, peledakan bus dan gedung dengan bom waktu. Tidak ketinggalan, Gubernur Kalsel juga mengapresiasi kinerja dari anggota Kepolisian Republik Indonesia yang terus bekerja mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kemudian, Presiden RI Joko Widodo dalam amanatnya yang dibacakan oleh Gubernur yang juga bertindak sebagai inspektur upacara, mengaku berterima kasih dan mengapresiasi kerja keras dan seluruh personil Kepolisian Republik Indonesia dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sehingga hasilnya kelihatan dan nyata.

Seperti situasi Kamtibmas yang kondusif di bulan suci Ramadhan dan hari lebaran. Masyarakat merasa aman, lalu lintas mudik lebaran lancer, kecelakaan lalu lintas turun drastic, dan harga-harga kebutuhan pokok juga stabil.

Selain itu, Presiden juga menilai Polri sukses melakukan pencegahan konflik, penjagaan demonstrasi, penanganan terorisme, pemberantasan narkoba, menekan angka kejahatan konvensional, seperti premanisme dan kejahatan jalanan, mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas, serta keberhasilan dalam mengamankan agenda politik 101 pilkada serentak di tahun 2017.

Dalam menjaga nilai-nilai kebhinekaan, menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia, terlebih di tengah-tengah serangan terhadap Polri yang terjadi belakangan ini, Presiden mengharapkan untuk terus menjaga solidaritas internal dan bertindak professional.(rr/humaskalsel)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad