Pemahaman Kebangsaan Harus Ditingkatkan - Bingkai Banua

Breaking

Bingkai Banua

Inspirasi Untuk Banua

Post Top Ad

Post Top Ad

Senin, 19 Desember 2016

Pemahaman Kebangsaan Harus Ditingkatkan

Gubernur Kalimantan Selatan, H. Sahbirin Noor menjadi inspektur upacara pada upacara pembukaan pelatihan bela Negara dan pendidikan dasar Resismen Mahasiswa Prov. Kalsel TA 2016, Senin (28/11) di Rindam VI/Mulawarman, Banjarbaru.
Dalam sambutannya, Gubernur mengungkapkan pentingnya pemahaman kebangsaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, serta dalam menjaga keutuhan NKRI. Terlebih bagi bangsa Indonesia sebagai bangsa yang majemuk.

Segala perbedaan yang ada pada bangsa Indonesia telah ada sejak dahulu, baik itu perbedaan bahasa, suku, agama, ras, maupun antar golongan. Gubernur menegaskan, setiap warga yang mengaku bahwa dirinya adalah bangsa Indonesia, maka sesungguhnya ia harus berpegang teguh pada ikrar sumpah pemuda, dan bhinneka tunggal ika.
“untuk itu, pemahaman kebangsaan harus ditingkatkan, pemahaman kebangsaan harus ditumbuhkan dan dikembangkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara” tegas Gubernur.
Kemudian Gubernur juga mengungkapkan pentingnya rasa kesadaran kebangsaan, karena dengan rasa kesadaran kebangsaan tersebut, keragaman suku, agama, dan etnis yang ada di Kalimantan Selatan, dapat hidup dalam  keharmonisan, rukun dan damai. Serta berbagai proses demokrasi yang sarat dengan konflik kepentingan, masyarakat mampu menempatkan rasa persatuan dan kesatuan di atas segala-galanya.
Gubernur berharap, kesadaran kebangsaan harus ditingkatkan. Karena jika kesadaran kebangsaan meluntur, maka dapat menjadi ancaman yang sangat serius bagi kelangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara.
”Jika kesadaran kebangsaan meluntur, maka hal itu menjadi ancaman yang sangat serius bagi kelangsungan kehidupan kita dalam ikatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Oleh karena itu, maka kesadaran kebangsaan harus kita tingkatkan” harap Gubernur.
Dalam menanamkan rasa kesadaran kebangsaan, Gubernur juga mengungkapkan pentingnya persatuan dan sinergi dari semua komponen bangsa. Karena dengan persatuan dan sinergitas tersebut, kesadaran kebangsaan akan terpelihara dengan baik dalam kehidupan.
Insya Allah, jika kita semua bersatu padu dan bersinergi dalam meningkatkan kesadaran kebangsaan, maka kesadaran kebangsaa itu akan terpelihara dengan baik dalam kehidupan kita” kata Gubernur.
Gubernur juga mengingatkan, sebagai bangsa yang majemuk, harus menyadari bahwa kemajemukan tersebut dapat menyebabkan terpecahnya persatuan dan kesatuan, jika tidak salaing menghormati dan menghargai arti kemajemukan.
Ia bersyukur, di provinsi Kalimantan Selatan, kemajemukan itu juga dapat terpelihara dengan baik dan sangat disadari oleh masyarakat sebagai sebuah kenyataan kehidupan yang tidak perlu untuk dibeda-bedakan.
Sementara itu, menurut laporan Kepala Badan Kesbangpol Prov. Kalsel, Ir. Hermansyah, M.Si, dilaksanakannya kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan sikap dan prilaku cinta tanah air bagi setiap WNI dan rela berkorban bagi bangsa dan negara, sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945, serta meningkatkan kesadaran dan peran serta masyarakat dalam usaha membela negara, dilandasai oleh kecintaan pada tanah air dan kesadaran kebangsaan dan bernegara Indonesia, dengan berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
Kegiatan yang berlangsung mulai tanggal 27 November s/d 2 Desember 2016 ini diikuti oleh 100 orang peserta yang terdiri dari mahasiswa dari Perguruan Tinggi yang ada di Kalimantan Selatan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad