Penjabat Gubernur: PDAM Intan Banjar Harus Didukung - Bingkai Banua

Breaking

Bingkai Banua

Inspirasi Untuk Banua

Post Top Ad

Post Top Ad

Rabu, 27 Januari 2016

Penjabat Gubernur: PDAM Intan Banjar Harus Didukung

Penjabat Gubernur Kalsel
Ir. Tarmizi A Karim, M.Sc
Di hadapan seluruh peserta Rapat Umum Pemegang Saham (RUPM) Intan Banjar, Selasa, 26 Januari 2016 di Hotel Novotel Banjarbaru, Penjabat Gubernur Kalimantan Selatan Tarmizi A. Karim mengajak untuk terus bersyukur atas capaian dan keuntungan yang diraih oleh PDAM Intan Banjar dan terus disupport, karena di Indonesia lebih dari 50% PDAM tidak sehat.

Dewan Pengawas dan Direksi PDAM Intan Banjar menyampaikan laporan capaian kinerja selama tahun 2015. Diantaranya diperolehnya opini WTP, hasil kinerja tergolong baik dan sehat, serta memperoleh laba 5,2 miliar lebih. Selain memaparkan capaian, mereka juga menyampaiakan beberapa catatan terkait masalah jaringan perpipaan yang belum tersedia di semua wilayah Kabupaten Banjar dan Kota Banjarbaru.


Penjabat Gubernur, dalama arahannya mengajak untuk terus bersyukur atas capaian dan keuntungan yang diraih oleh PDAM Intan Banjar, karena di Indonesia lebih dari 50% PDAM tidak sehat, dan PDAM Intan Banjar harus terus disupport. Support merupakan high priority atau prioritas paling tinggi bagi PDAM, karena air merupakan sumber kehidupan. Selain itu, air merupakan komoditas ekonomi dan komoditas sosial budaya, yang harus dipenuhi dan diberikan kepada masyarakat. Ini adalah misi terbesar PDAM, jadi harus didukung.

Listrik, air tidak ada alasan bagi pemerintah untuk tidak mendukung, jika tidak uangnya harus dicari, kalau tidak bisa bukan Negara namanya, tegasnya.

Penjabat Gubernur juga mengharapkan pentingnya koordinasi, karena koordinasi merupakan salah satu problem klasik yang dihadapi dalam negeri ini. Dengan koordinasi kita dapat menempatkan diri dan melahirkan kejelian kita dalam melihat fungsi masing-masing. Sehingga dapat terus maju dan dapat memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat Kabupaten Banjar dan Banjarbaru khususnya.

Dalam rapat ini, selain dihadiri Penjabat Gubernur Kalimantan Selatan sebagai penyerta modal dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, juga dihadiri oleh Penjabat Bupati dan Bupati Kabupaten Banjar terpilih sebagai penyerta modal dari Pemerintah Kabupaten Banjar, Penjabat dan Walikota Banjarbaru terpilih sebagai penyerta modal dari Pemerintah Kota Banjarbaru, serta seluruh jajaran Dewan Pengawas dan jajaran Direksi PDAM Intan Banjar.

Diakhir rapat, para penyerta modal menandatangani hasil RUPM PDAM Intan Banjar Tahun Buku 2015. (rj)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad