SAMSAT CORNER: Dulu bangga, sekarang dibuat kecewa - Bingkai Banua

Breaking

Bingkai Banua

Inspirasi Untuk Banua

Post Top Ad

Post Top Ad

Kamis, 07 November 2013

SAMSAT CORNER: Dulu bangga, sekarang dibuat kecewa

Beberapa bulan lalu, DISPENDA Prov. Kalsel membuat bebrapa terobosan terkait pelayanan pembayaran pajak. Salah satunya adalah “Samsat Corner”, melalui pelayanan ini kita dapat membayar pajak secara online. Hingga bulan ini, layanan semakin meningkat dengan diberlakukannya pembayaran pajak secara online hingga daerah Kabupaten Tapin dan Tanah Laut, serta terus diupayakan untuk daerah lainnya.
Sayapun bangga dengan capaian/terobosan tersebut, selain dapat membayar pajak secara online karena tidak berNIK di Banjarmasin, juga dapat mempermudah kita. 



Tibalah  tempo pembayaran pajak kendaraan saya, sayapun bergegas ke sana. Sesampai di sana mengambil nomor antrean, terus dipanggil. Saat dilihat BPKB dan STNK, eh ternyata diminta KTP nama yang tercantum dari BPKB tersebut. Kata pelayan di sana, tidak bisa membayar tanpa ada KTP yang bersangkutan.
Dari awal saya memiliki kendaraan hingga berganti plat atau STNK tidak pernah diminta hal tersebut. Sayapun kecewa, hal ini menandakan mudah namun dipersulit. Kita tujuannya bayar pajak yang merupakan kewajiban kita, namun terasa dipersulit. Bagaimana kita tahu KTP yang bersangkutan, mungkin saya pemilik yang ketiga. artinya membeli dari orang lain dan orang tersebut membelinya dari orang lain, hitung minil. hii
Mana harapan “samsat corner” sebagai layanan yang mudah, cepat, dan transparan? Saya jauh merasa lebih mudah sebelumnya, yang mebayar secara manual dibandingkan dengan sistem online dari “samsat corner” ini.
Lain halya jika di bank atau tempat lainnya yang melakukan transaksi khususnya pengambilan uang atas nama orang lain, hal tersebut wajar jika diminta diminta KTP yang bersangkutan atau surat kuasa dan sejenisnya. Hal ini dikarenakan ada transaksi yang bisa merugikan salahsatu pihak.
Kepada DISPENDA Prov. Kalsel dan Samsat Corner, hal ini bisa menjadi bahan evaluasi bagi kita semua. Semula saya bangga tiba-tiba kecewa, tak ayal samsat corner = mudah kok ribet.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad